5#52 | Baby Massage & Swiming At Mom n Jo Tanjung Duren

Swiming

Bertepatan dengan libur imlek 2014, Akhtar dibawa ke Monnjo Tanjung Duren untuk pijat & berenang. Sebelumnya Akhtar pernah dibawa ke cabang Cipete. Dengan alasan lebih dekat, maka pilihan jatuh ke cabang di Tanjung Duren.

Sedikit review cabang ini, kesan pertama adalah; susah parkirnya. Karena lokasinya di Apartemen, maka spot parkir jadi terbatas. Dan mungkin karena imlek, maka spot yang terbatas itu penuh. Akhirnya parkir agak jauh dari lokasi momnjo.

Suasanya cabang ini lumayan juga. Dekorasinya pas. Tapi kata Ari, cabang Cipete lebih nyaman dan enak. Untuk bapak-bapak yang nunggu, ada 2 kursi yang super nyaman. Silahkan duduk dan tidur disitu sambil nunggu anaknya pijat.

Kami masuk dan disambut oleh front office / kasir / tukang pijat, orangnya sama kok. Hehe.. Karena sudah daftar, jadi bisa langsung pijat.

Ruang pijatnya kecil, tapi cukup lah. Penerangannya agak redup, tapi masih nyaman buat mata. Tapi big NO NO untuk kamera. Untungnya bawa mainan baru, Canon 5D. Jadi bisa coba kemampuannya di ISO tinggi. Loh, kok jadi review kamera..

Singkat cerita Akhtar memulai treatment pertamanya, berenang. Untuk berenang berat minimal 5kg. Akhtar sangat menikmati saat-saat ini. Dia asyik sendiri berputar-putar di kolam. Awalnya agak tegang, tapi lama-lama jadi asyik sendiri. Walaupun ekspresi mukanya tetap datar. Hehe.. Ukuran kolamnya sekitar 1x1x1,5 m2 dan diisi air hangat. Ari diminta cek temperatur air sebelum Akhtar dimasukan.

Setelah puas berenang selama 2omenit, Akhtar diangkat, ditiriskan, lalu mulai dipijat. Disini nih letak kekecewaan saya. Karena capai berenang, Akhtar agak rewel ketika dipijat. Sama si tukang pijat disarankan sambil disusui. Heran saya, bagaimana nanti dipijat perutnya kalau dalam kondisi full ? Kekhawatiran saya terbukti. Bukannya anteng, Akhtar malah makin rewel karena moment nyusunya diganggu terus. Akhirnya proses pijat dipercepat. Bagian punggung dan data pijatnya ala kadarnya banget.

Endingnya, Akhtar gumoh banyak banget ketika mau dipakaikan baju setelah pijat. Ini efek perut penuh tapi dipijat-pijat. Gumohnya kena baju Akhtar dan si tukang pijat. Entah bagaimana nasib si tujang pijat, semoga dia punya baju ganti. Kalo Akhtar sih bawa cadangan baju. Hehe..

Karena parkirnya jauh, Akhtar terpaksa menunda lagi nyusunya sementara saya ambil mobil. Akhtar tidak dibawa ke parkiran karena jauh dan cuaca mulai berangin. Alhasil dirumah Akhtar agak kembung. Untungnya tidurnya pules karena capai berenang.

Overall, saya nilai momnjo Tanjung Duren: 6/10. Boleh dapet 7/10 kalau pelanggan bisa di sediakan parkir khusus.

Ini foto-foto Akhtar saat berenang.

Pakai Pelampung

Semangat Tapi Tanpa Ekspresi

Pipinya Jadi Pelampung Tambahan

Banyak Mainannya

Seluruh Badan Bergerak

Ukuran Kolam Lumayan Besar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: